Kamis, 04 April 2013 - 10:47:24 WIB
Pemkab Lotim, Akan Klarifikasi K-2 Yang Tidak Masuk Daftar
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Umum - Dibaca: 16 kali

Selong - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur telah mengumumkan secara resmi daftar nama-nama tenaga honorer yang masuk dalam katagori K-II, dalam rangka  uji publik, melalui website resmi Kabupaten Lombok Timur. Hal ini dimaksudkan untuk pencocokan nama, alamat, serta tempat tanggal lahir. Namun dalam masa uji publik itu, Pemkab Lombok Timur banyak menerima surat pengaduan dari masyarakat, umumnya berintikan pertanyaan mengenai sebab tidak masuknya sejumlah nama tenaga honorer dalam daftar.

Tercatat,  dari 1862 berkas honorer yang dikirim ke BKN, sebanyak 1179 namanya masuk dalam daftar K-II sementara 683  tidak masuk dalam daftar. Hal itu menjadi perhatian Bupati Lombok Timur M. Sukiman Azmy, sehingga menugaskan Kepala BKD Kabupaten Lombok Timur, HJ. Miftahul Wasli, MM., untuk segera mengklarifikasi hal itu ke BKN, guna mencari kejelasan menganai sebab ratusan nama tidak masuk daftar.   

Hal itu ditegaskan Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Lombok Timur, Lalu Suandi, S.Sos., bersama Kepala BKD Kabupaten Lombok Timur. “Memang penetapan nama tenaga honorer yang masuk dalam daftar K-II merupakan kewenangan Pemerintah Pusat, tetapi sesuai dengan instruksi Bupati, kita akan lakukan advokasi dan klarifikasi terhadap nama-nama yang tidak masuk”, katanya.

Sumber BKD Kabupaten Lombok Timur lainnya menyebutkan, uji publik itu diperuntukkan bagi tenaga honorer yang telah mengajukan persyaratan administrasi melalui dinas/instansi tempat tugas ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lotim. Persyaratan tersebut kemudian diajukan ke Badan Kepegawaian Negara Regional X untuk dilakukan seleksi.

Berbeda dengan K-I yang tergolong lebih simple dalam perolehan perubahan status kepegawaian, tenaga honorer yang masuk KII harus mengikuti tes akademik dan menggunakan system gugur bukan perangkingan. Apabila tenaga honorer K-II dinyatakan tidak lulus dalam tahap tes akademik, maka yang bersangkutan tetap menjadi tenaga honorer sesuai kebutuhan dari masing-masing SKPD.

Oleh karena itu Tenaga honorer yang sudah terdaftar K-II harus mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya guna memasuki tahap selanjutnya. Hal tersebut diungkap Kabid pengembangan Karir M.Zaidar Rohman di ruang kerjanya belum lama ini.

Terkait dengan hal tersebut, Zaidar menegaskan bahwa sampai saat ini belum diketahui dari BKN tentang jadwal pelaksanaan tahapan tersebut. Hal ini sebagaimana telah diumumkan bahwa uji public berlangsung sampai dengan tanggal 22 April 2013. Oleh karena itu, sambungnya, tenaga honorer KII ini tidak terpengaruh dengan opini serta isu yang berkembang dimasyarakat.(Zar / tn-Humas)




41 Komentar :

Obat Herbal Keputihan Gatal
11 Januari 2014 - 14:54:09 WIB


Web yang cukup bermanfaat,dan menyajikan informasi yang menarik
sistem pemilihan umum
13 Januari 2014 - 10:37:23 WIB

Indonesia Bangkit dan Jaya
Ahok
16 Januari 2014 - 10:48:24 WIB

Menjadi Presiden Itu Mudah Yang Sulit Menjadi Pemimpin
Demokrat
17 Januari 2014 - 11:26:03 WIB

postingan yang sangat membawa manfaat
president of indonesia
18 Januari 2014 - 09:05:44 WIB

postingan yang sangat membawa manfaat
Gita Wiryawan
22 Januari 2014 - 10:21:50 WIB

Terimakasih informasi yang telah anda berikan !!!
Suara Terbanyak
23 Januari 2014 - 10:27:19 WIB

Pemilu 2014 Informasinya bagus. Terimakasih
demokrasi
24 Januari 2014 - 09:08:06 WIB

Postingan yang sangat mendukung...


Presiden Indonesia
04 Februari 2014 - 13:30:22 WIB

banyak sekali informasi menarik dan bermanfaat didapat disini,, terima kasih :)
Dahlan Iskan
05 Februari 2014 - 11:21:56 WIB

warta yang menarik,,, kami menunggu info yang lebih menarik lainnya

<< First | < Prev | 1 | 2 | 3 | ... | 5 | Next > | Last >>
Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)