Rabu, 26 September 2012 - 13:16:01 WIB
Bendungan Pandan Duri, Solusi Lahan Kritis Lotim Selatan
Diposting oleh : Administrator
Kategori: pembangunan - Dibaca: 17 kali

Ketersediaan air yang cukup bagi masyarakat Lombok Timur wilayah
selatan merupakan seuatu yang sangat diidam-idamkan sejak lama. Karena
itu Pemerintah Kabupaten Lombok Timur telah memperjuangkan
terlaksananya pembangunan Bendungan Pandan Duri, agar masyarakat yang
tinggal  di belahan selatan daerah itu, segera lepas dari predikat
lahan kritis, sementara di sisi lain memiliki hamparan sawah pertanian
cukup luas.
Pembangunan Mega Proyek Bendungan Pandanduri telah melalui proses
pengakjian yang cukup panjang, baru terrealisasi dalam masa
Pemerintahan Bupati-Wakil Bupati, M. Sukiman Azmy-HM. Syamsul Luthfi.
Bendungan tersebut, direncanakan telah siap beroperasi untuk memenuhi
kebutuhan air masyarakat Lombok Timur khususnya yang tinggal belahan
selatan wilayah Kabupaten, pada tahun 2014 mendatang.
Berbagai penelitian dan kajian mengenai upaya mengatasi persoalan
kekeringan di Pulau Lombok telah dimulai sejak tahun 1974 antara lain
oleh Lombok Island Water Resourches Development (LIWRD). Sebelumnya,
sejak tahun1969 telah dilaksanakan studi dan pengembangan sumber daya
air serta usaha peningkatan  pengelolaan pertanian dengan system
Gogorancah.
Salah satu hasil penelitian tahun 1974 itu, merekomendasikan Bendungan
Pandan Duri sebagai alternatif mengatasi kekeringan yang ada di Pulau
Lombok terutama di bagian Selatan.
Sebagai tindak lanjutnya sejak tahun 1982, dimulai pembangunan sistem
pengairan suplesi Pulau Lombok yang diawali dengan pembangunan Dam
Jurang Sate – Batujai - Pengga Baru Kabupaten Lombok Tengah dan
akhirnya sekarang ini Bendungan Pandan Duri Kabupaten Lombok Timur
Keberadaan Bendungan Pandan Duri diharapkan dapat mengatasi kekeringan
di Pulau Lombok khusunya di Daerah Lombok Timur dan mengoptimalkan
potensi lahan pertanian yang akan mendorong tumbuhnya ekonomi
masyarakat di wilayah selatan.
Bendungan  Pandan Duri diharapkan semakin memantapkan posisi Lombok
Timur sebagai daerah swasembada pangan, dengan menciptakan lahan-lahan
subur baru, di Wilayah Lombok Timur bagian Selatan yang selama ini
dikenal dengan daerah kritis air yang curah hujannya relative kecil
dan tidak memiliki sumber air yang layak. Wilayah kritis tersebut
pernah mengalami puncak kritisnya pada tahun 1969, pada saat itu
terjadi kemarau panjang dan musibah kelaparan
Hal itu antara lain karena Wilayah Lombok Timur bagian Selatan
merupakan lereng paling hilir Gunung Rinjani dan pegunungan sekitarnya
sehingga sumber mata air yang berasal dari wilayah tersebut tidak
mencapai di wilayah Lombok Selatan.
Rencana Pengembangan secara terpadu untuk mengatasi kekeringan di
pulau Lombok melalui system Suplesi HLD, dengan potensi areal seluas
50.695 HA telah dilaksanakan sejak tahun 1982. Namun sampai  saat ini
pengembangan system HLD Jurang Sate Komplek dan system Batu Jai –
Pengga, baru mencapai areal +  29.945 Ha sehingga terdapat lahan tadah
hujan seluas 20.750 Ha masih belum tertangani dengan baik, salah
satunya Wilayah Pandan Duri.
Sementara kondisi curah hujan di Wilayah Pandanduri, terbilang
relative kecil dengan intensitas hujan berkisar antara 800 – 1000
mm/ph dengan durasi 2 – 3 bulan. Aliran air hujan pada daerah
tangkapan seluas 64,51 Km2 dengan debit rata rata 106 juta m3 tiap
tahun yang dialirkan melalui Sungai Palung terbuang ke Laut Selatan.
Dibangunnya Bendungan  Pandanduri, merupakan salah satu konsep untuk
mempertahankan status provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai salah satu
Lumbung Padi Nasional, mengatasi bencana kekeringan dan rawan
kekurangan air baku di Kabupaten Lombok Timur bagian selatan, serta
untuk mendorong ekonomi pedesaan dengan meningkatkan usaha pertanian
dan perdagangan.
Secara teknis, pembangunan Bendungan Pandanduri, akan memberikan
manfaat berupa :
a.      Penyediaan air untuk lahan irigasi yang ada secara kontinyu untuk
melayani areal sawah dengan luas total 5.168 Ha. Pada system Sungai
Palung (DI.Pandanduri 2.511 Ha dan DI. Suwangi 2.657 Ha.) dan
dimungkinkan apabila mendapat tambahan pasokan air dari HLD dapat
memberikan suplesi kepada system sungai Gambir seluas 3.011 Ha
(DI.Ineratu, DI.Penendem, DI.Tundak dan DI, Pelambik)
b.      Mungurangi debit banjir di sungai bagian hilir bendungan dari debit
puncak 1.517,94 m3/det untuk debit banjir PMF menjadi 1.170
m3/det,debit yang keluar dari spillway,
c.      Meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar bendungan melalui
pengembangan perikanan air tawar, dan
d.      Mendukung pengembangan sektor pariwisata Kabupaten Lombok Timur dan
terbukanya lapangan kerja baru dibidang pariwisata bagi masyarakat
disekitar bendungan.
Adapun beberapa referensi yang menjadi rujukan sekaligus menggambarkan
perjalanan hingga dimulainya pembangunan Bendungan tersebut antara
lain :
a.      Lombok Island Water Resources Development Study by Crippen 1974-1975
Perencanaan pengembangan sumber daya air di Pulau Lombok pertama kali
dilakukan pada tahun 1974 s/d 1975 merupakan  bagian dari proyek
Lombok Island Water Resources Development Studi (LIWRD). Studi ini
menghasilkan potensi-potensi tampungan air di beberapa lokasi, salah
satunya di lokasi Pandanduri dengan kapasitas tampungan 2 juta m3
b.      Evaluasi Hidrologi di Daerah Pandanduri, Jonget dan Propok seluas
900 Ha by Colombo Plan Expert, 1983
Pada studi disimpulkan bahwa kawasan pandanduri mempunyai daerah
tangkapan yang relative kecil sehingga kebutuhan air tidak dapat
terpenuhi secara optimal, sehingga dimungkinkan untuk membangun
Bendungan Pandanduri dengan kapasitas tampungan yang besar dengan
mengandalkan suplai dari Saluran HLD.
c.      West Nusa Tenggara Irrigation Study,Pandanduri-Swangi Pre
Feasibility Study by Sir M.Macdonald & Partner Asia, 1985-1986
Mempertimbangkan hasil study yang telah dilakukan sebelumnya (Crippen)
yang menyebutkan bahwa terdapat 3 (tiga) potensi bendungan yang
terdapat dikawasan Pandanduri yaitu Bendungan Pandanduri, Propok dan
Joget maka pada tahap ini dilakukan Pre Feasibility Study terhadap
potensi tersebut. Hasil menyebutkan bahwa Bendungan Pandanduri lebih
layak dibangun dari pada Propok dan Joget. Konsepnya dengan
mengandalkan suplai HLD. Namun pada study ini belum dapat dialokasikan
seberapa besar dan waktu yang dibutuhkan untuk mensuplai Bendungan
Pandanduri.
d.      Integrated Irrigation Sector Project II (IISP-II), Feasibility
Study and Detailed Design Pandan Duri Swangi Dam by Mc Donald Ltd,
1996.
Pada tahun 1996 telah dihasilkan studi kelayakan dan detail desain
Bendungan Pandan Duri melalui Integrated Irrigation Sector Project II
(IISP-I) yang dilaksanakan oleh Mc Donald Ltd berasosiasi dengan
Nippon Koei Co. Ltd, PT. Indra Karya, Pt Bhakti Werdhatama, PT. Resco
Nusantara dan  PT. Hasfarm Dian Konsultan.
e.      Studi Analisis Dampak Lingkungan Pembangunan Bendungan Pandan Duri
dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi (10.197 Ha) oleh PT. Reka Desindo
Mandiri, 1999.
Untuk persiapan pembangunan Bendungan Pandan Duri telah dipersiapkan
Dokumen AMDAL dan Dokumen RPL RKL. Pada tahun 1999 telah dihasilkan
rekomendasi dari Menteri Pemukiman dan Pengembangan Wilayah.
f.      Pengukuran Ulang Genangan Waduk Bendungan Pandan Duri, 2005
Kegiatan ini dimaksudkan untuk mendapatkan gambaran yang jelas luasan
genangan waduk Pandan Duri sebagai acuan dalam proses pengalokasian
dana pembebasan tanah yang dialokasikan melalui dana APBD Provinsi
NTB.
g.      Review Design Bendungan Pandan Duri (PT. Karya Persero, 2006)
Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengkaji ulang hasil Detail Desain yang
dilakukan oleh Konsultan Mott Mc Donald Ltd & Asociates pada tahun
1996/1997 sekaligus memproses Sertifikasi Desain yang merupakan
persyaratan pembangunan bendungan di Indonesia.
h.      Additional investigasi Geologi dan Uji Model Test Spilway dan
stilling Basin Bendungan Pandan Duri (CV. Karya Utama Jaya, 2006)
kegiatan ini dimaksudkan untuk melakukan pendetailan kondisi geologi
pada lokasi main dam, pelimpah, terowongan pengelak dan saddle dam
serta melakukan uji model dari konstruksi pelimpah dan kolam olak
untuk mendapatkan bentuk yang optimal serta mengkaji optimalisasi
pintu pelimpah.
i.      Review AMDAL Bendungan Pandan Duri (PT. Ika Adya Perkasa, 2006)
Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengkaji ulang AMDAL yang pernah
dilakukan oleh Konsultan PT. Reka Desindo Mandiri pada tahun 1999 yang
telah berumur lebih dari 5 tahun. Disamping itu, kajian Amdal
merupakan persyaratan untuk proses sertifikasi desain.
j.      Sertifikasi Desain (Komisi Keamanan Bendungan), 2009
kegiatan ini bertujuan untuk menguji kelayakan desain dari sisi
keamanan bangunan bendungan dan bangunan pelengkapnya. Tim Komisi
Keamanan Bendungan dan Balai Bendungan Ditjen SDA telah memulai
kegiatannya pada tanggal 6-7 Maret 2009 dengan melakukan inspeksi
lapangan dan telah dilakukan diskusi untuk membahas kelengkapan desain
yang ada.(Zar-Humas)




57 Komentar :

Berita Hari Ini
13 Januari 2014 - 10:22:02 WIB

makasih Situs Anda selalu memberikan berita yang update dan sangat bermanfaat sekali
Obat Kanker Usus Besar
17 Januari 2014 - 08:20:42 WIB

Di tunggu postingan selanjutnya,karena di sini kami sangat tertarik dengan berita anda
Hasil Pemilu Indonesia 2014
17 Januari 2014 - 14:09:10 WIB

Berbagai macam budaya yang menyatukan bangsa ini menjadi bangsa yang lebih maju

Obat Kanker Sumsum Tulang
20 Januari 2014 - 07:39:30 WIB

Ini lah web yang selama ini kami tunggu tungggu
Pengobatan Infeksi Jantung
22 Januari 2014 - 09:22:52 WIB

Tetap menyajikan informasi yang menarik untuk di simak admin :)
Pemilu Indonesia 2014
23 Januari 2014 - 11:35:18 WIB

Pray For Korban bencana di seluruh Indonesia
jokowi capres 2014
27 Januari 2014 - 09:55:29 WIB

Informasinya sangat membantu dan bermanfaat utnuk kami, dan semoga bermanfaat juga untuk yang lainnya
pemilu
05 Februari 2014 - 10:37:31 WIB

Selalu semangat memberikan informasi terbarunya ya, salam hangat

mobil irit
06 Februari 2014 - 08:29:32 WIB

Terimakasih informasi yang telah anda berikan !!!
Samsung galaxy
06 Februari 2014 - 15:36:01 WIB

Terimakasih informasinya...sukses selalu menyertai anda
<< First | < Prev | 1 | 2 | 3 | ... | 6 | Next > | Last >>
Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)