Bupati Apresiasi Alunan Budaya Desa Pringgasela

  • Senin, 29 Oktober 2018 - 13:24:53 WIB
  • humas
Bupati Apresiasi Alunan Budaya Desa Pringgasela

 

Selong, Berbagai event diselenggarakan untuk memajukan industri Pariwisata dan ekonomi masyarakat, seperti  dilakukan pemuda Pringgasela melalui acara Alunan Budaya Desa IV, Kecamatan Pringgasela. Kegiatan yang dibuka Bupati Lombok Timur,  Senin (29/10) tersebut diapresiasi Bupati Lombok Timur, H. M. Sukiman Azmy. "Saya ucapkan terima kasih kepada generasi muda pringgasela dengan inovasinya.  Tenun yang kita miliki di Pringgasela warna dan coraknya cerah, motifnya ramai sehingga menjadi daya tarik pembeli yang ada di Lombok Timur maupun daerah lainnya," puji Bupati. Bahkan diakui Bupati kerap mempromosikan hasil tenun tradisional Pringgasela seraya menunjukkan baju yang tengah dikenakannnya.

Menurut Sukiman Pringgasela adalah satu dari tiga desa di Lombok Timur yang memiliki konsep pariwisata, seperti Tetebatu dengan Homestay, Loyok dengan kerajinannya dan Pringgasela dengan tenunannya. Sementara desa lain belum memiliki konsep yang jelas. Sembalun dicontohkan Bupati sebagai wilayah yang belum konsisten untuk konsep pariwisata.

Mendukung apa yang dilakukan masyarakat, tahun 2019 Pemerintah Daerah Lombok Timur akanmeningkatkan akses jalan dari dan menuju Pringagsela. Bupati berjanji melebarkan jalan  Rempung menuju Pringgasela-Lenek-Sordang. Selain itu Sukiman juga menyampaikan rencana Pemerintah Kabupaten untuk mengumpulkan para perajin di sebuah Showroom dengan anggaran sekitar Rp. 2 milyar. Showroom tersebut memgambil lokasi di titik yang cepat dijangkau wisatawan. Para pengunjung nantinya akan disuguhi pula proses pembuatan tenun yang dinilai menjadi daya tarik lain bagi wisatawan.

Alunan Budaya Desa ini ditujuan  meningkatkan perekonomian masyarakat Pringgasela dengan mengenalkan kerajinan masyarakat berupa tenun. Pada penyelenggaraan Alundan Budaya Desa ke empat ini digelar pula sebuah acara Peragaan Busana berbahan tenun setempat, yang telah terjual sebanyak 100 buah. Uniknya, peragaan busana ini  digelar di tengah sawah. Selian Peeagaan Busana, Alunan Budaya Desa tahun ini diisi pula kegiatan lain seperti  pementasan wayang,  zumba party, jalan sehat, pentas seni, dan pementasan gendang belek. Alunan Budaya Desa Ke empat akan berakhir pada 3 November mendatang.


Acara ini diharapkan menjadi calender event yang dimasukkan oleh OPD terkait sebagai salah satu atraksi budaya di Lombok Timur, sebab kegiatan ini tidak saja menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara tapi juga penting sebagai upaya melestarikan budaya daerah ini.
Ke depan diharapkan panitia betul-betul mempersiapkan event ini dengan lebih baik, berkoordinasi dan didukung OPD terkait sehingga dapat menjadi branding pariwisata Lombok Timur.

 

  • Senin, 29 Oktober 2018 - 13:24:53 WIB
  • humas

Berita Terkait Lainnya